Senin, 20 Juli 2009

Pendidikan Swasta Vs Negeri

Banyaknya isu mengenai kualitas pendidikan yang menerpa bangsa ini. mulai dari gratis sekolah sampai undang-undang BHP bau-baru ini. dimana semuannya mengarah pada kualitas out put yang dihasilkan.
Perdebatan kualitas pun tidak ter elakkan lagi, setiap sekolah berpacu untuk berkompetisi dan bersaing demi nama baik instansi yang dibelanya.

Ada beberapa efek samping dan asumsi tentang pendidikan Gratis ini antara lain:
1. Pihak pengelola lebih memprioritaskan kuantitas
Sistem yang digunakan menuntut para pengelola lembaga pendidikan untuk berkompetisi mencari peserta didik sebanyak-banyaknya. ini di sebabkan jika sekolah yang masih menggunakan guru honor tentu akan sangat tersiksa jika siswa yang di rekrut sangat minim, karena dana operasional di dapat dari pemerintah hanya sesuai dengan jumlah siswa.
Dari pihak pemerintah yang mengharamkan penarikan dan dari siswa tentu lebih sangat menyesakkan pihak pengelola dalam hal kesejahteraan dan lain-lain.

2. Kurangnya kepercayaan masyarakat terhap program ini
Dengan adanya program sekolah gratis yang sangat gencar dipromosikan oleh goverment juga menjadi semakin banyak sekolah yang menawarkan sekolah yang bermutu tinggi dengan tanpa program gratis.
ini menunjukkan kalau pendidikan diberikan jauh dari kualitas yang di inginkan. Jika di lihat dari segi sosial ekonomi, sesuatu yang murah terlebih gratis membawa image kalau sesuatu tersebut bermutu rendah dan kurang interested.

3. Munculnya sekolah tandingan atas nama Sekolah Berstandart Nasional
Sudah mulai banyak surat kabar yang memberikan informasi tentang SSBN ini, dan tentunya mereka dapat menarik dana dari siswa. tidak heran jika sekolah negeri mulai menjangkau persyaratan menuju SSBN. Sekaligus menghantarkan image kita pendidikan gratis yang diprogramkan seolah menjadi momok yang harus segera di hilangkan dengan SSBN.

4. Matinya kreatifitas anak didik
Kreatifitas terbentuk karena adanya activity yang memadai. Activity yang memadai tentunya mempunyai perencanaan dan pelaksanaan yang tidak gratis. mau pintar kog gak modal.

Namun semua itu adalah sebuah tantangan bagaimana kita bisa menyikapi dan memberikan problem solving yang sesuai, dan tentunya pemerintah sudah merencanakan dan mengantisipasi efek dari ini semua.
Semoga ini menjadi suatu yang membawa kemajuan Negeri Indonesia Kita Tercinta.

Continue.....?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar